Hari ini76
Kemarin99
Minggu kemarin701
Bulan kemarin3.711
MOLIBAGU - Ajril Surianto Umar, siswa SD Negeri Popodu merasa puas. Ia tampil prima dalam lomba bercerita tingkat SD/MI yang diselenggarakan kantor arsip dan perpustakaan daerah kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel) di lantai 3 kantor bupati Panango, Selasa (12/5).
"Saya puas. Tadi saya bawa cerita berjudul Bentengi," katanya.
Ajril mengaku selain diajarkan sekolah, ia belajar sendiri. Ia sering belajar sendiri di kamar.
"Ibu saya senang saya latihan walau kadang kedengaran bicara sendiri. Saya juga sudah tampil di kelas," ujarnya.
Dikatakannya, latihan akan diintensifkan jika ia bisa lolos ke tingkat propinsi. Penampilannya kemarin akan dikembangkan.
Resmi Lamasese, guru SD Negeri Popodu pendamping Ajril mengatakan cerita yang dibawa Ajril ialah cerita pemimpin Bolango, Bai Keke. Ia katanya mempunyai kesaktian.
"Masyarakat Bolango yang bisa berburu, bertani dan nelayan diincar Tobelo, Mangginano, Roroda. Masyarakat melaporkan Bai Keke dan Bai Keke mengusir mereka," katanya.
Dikatakannya, konsep bercerita dipanggung kemudian dibuat berbeda. Ia membuat miniatur perahu, topeng-topeng suku dan lain sebagainya.
"Itu peraga yang dipakai Ajril. Ia bercerita dengan menunjuk-nunjuk alat peraga," ujarnya.
Ide itu diperoleh Resmi setelah selesai mendapatkan surat undangan. Alat peraga hasil ide itu dibuat oleh sekolah.
Kepala Arsip dan Perpustakaan Daerah Bolsel, Kasman Jauhari mengatakan ada 29 sekolah SD/MI se-Bolsel yang mengikuti kegiatan tersebut. Kegiatan baru pertama kali dilakukan di Bolsel.
"Juara satu ke provinsi bahkan tingkat nasional. Itu jika lulus ke tahap berikut," katanya.
Menurut Kasman, peserta masih tampil adanya. Ia berjanji itu akan lebih baik ke depan.
"Ini untuk menumbuhkan gemar membaca di kalangan anak pelajar khususnya di SD/MI. Anak-anak juga akan mencintai budaya daerah.
Sumber: http://manado.tribunnews.com